Senin, 03 Oktober 2016

Lucu Mesin Besar untuk yang Besar

Mas Arvin mengambil buku yang berjudul "Mesin-mesin Raksasa". Kemudian membuka halaman yang menjelaskan tentang salah satu mesin penambang raksasa, yaitu bagger (ekskavator gali roda timba). Dia menjelaskan bahwa mesin bagger ini pernah dia lihat di Suko, nama kelurahan tempat kami tinggal.

Itu hanya khayalannya saja kok. Yang lucu adalah ... ^_^ tapi sebentar, kami jelaskan dulu sekilas tentang apa itu Bagger.

Bagger adalah mesin ekskavator untuk menggali batu, tanah, dan batu bara. Pembuatan mesin raksasa ini butuh waktu lima tahun. Beratnya mencapai 14.000 ton, sama dengan berat 2.500 gajah dewasa. Roda penggalinya saja sama tingginya dengan gedung berlantai tujuh. Naaah, ... kata mas Arvin ada bagger di Suko. :)

Ini gambar mesinnya dari buku milik mas Arvin:

Tentu saya akhirnya bertanya sambil sedikit menahan tawa, "masak sih Mas? Khan ukuran bagger besar. Suko habis dong". Jawab mas Arvin, "iya adaaa, ... eci" (iya ada tapi ukurannya kecil) Dia bersikukuh sambil menunjukkan jari telunjuk dan jempol tangan kirinya membentuk lingkaran kecil.

"Ooo begitu ya, mesinnya ini menggali apa di Suko?", tanya kami. Jawab mas Arvin, "tu .. aya" (batu bara).

"Lho ada batu bara ya di Suko?", tanya bunda menambahkan. Jelas mas Arvin, "he eh, adaaa ... eci" (iya ada tapi batu baranya yang kecil).

"Jadi karena baggernya kecil, batu baranya juga kecil. Begitu?", kami mencoba memperjelas maksud mas arvin. Jawab mas Arvin, "iyaa..." (iya). Jadi menurut mas Arvin, kalau mesin besar itu ya bukan untuk yang kecilmesin kecil ya untuk yang kecil.

Kami pun bertanya lagi beberapa kali, tapi penjelasan mas Arvin tetaplah sama. Jadi berpikir, bagger ukuran kecil di Suko itu sebelah mana ya?. Suko itu memang serba ada kok ya, mas. :D
#wkwkwkwk

Tidak ada komentar:

Posting Komentar